Renyahnya Bisnis "Makaroni OM"
![]() |
Produk Makaroni Om (Foto: Itp)
|
JAKARTA, NAVNews - Makanan
ringan merupakan salah satu makanan yang sangat digandrungi oleh masyarakat di
tanah air. Rasanya yang beraneka ragam seperti asin, gurih, pedas, dan manis menjadikan snack sebagai pilihan
dikala waktu beraktivitas dan bersantai. bisa dikatakan belum lengkap rasanya segala aktifitas
sehari-hari tanpa kehadiran snack atau makanan ringan di
sekitar kita.
Salah satunya
adalah makanan ringan berbahan dasar makaroni, Yup benar, makaroni goreng yang diberi berbagai varian
rasa, menjadikannya salah satu makanan
ringan yang cukup menjadi trend beberapa waktu yang lalu dan menjadi primadona
berbagai kalangan. Rasanya yang pedas nan gurih menggoda lidah, tentu sangat
disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Ada beberapa
merek dagang yang terkenal dalam kaitannya dengan snack makaroni ini, sebut
saja makaroni ngehe, makaroni kampret, makaroni story dan lain sebagainya.
Salah satu brand baru rintisan anak muda yang menempuh pendidikan S1 di
Universitas Sahid Jakarta ini menjadi salah satu brand dari sekian banyak merek
yang beredar. Nama pemiliknya adalah Iman Tri Permadi, pertama kali berdiri
tahun 2018 awal Ia menamakan produk makaroninya dengan nama “Makaroni Om”.
Diolah secara homemade, dengan cita rasa yang khas membuat usaha makaroninya
perlahan semakin berkembang.
Dengan
kemasan 200 gram Iman menjualnya seharga Rp15.000, kemasannya pun menarik
untuk dilihat serta adanya tagline yang unik di sosial medianya “anda puas om
pun puas” membuat produk makaroni ini dilirik oleh berbagai kalangan konsumen
terutama di kalangan mahasiswa dan cafe-cafe yang cukup mempunyai nama.
Salah satu
pelanggannya pun mengakui bahwa konsep yang di tawarkan tentang snack ini cukup
menarik, menurutnya selain rasanya enak dan memiliki ciri khas rasa yang
berbeda dengan snack serupa, kemasannya pun cukup menjual. “Iya saya malah
kadang beli banyak untuk di jual kembali, lumayan nambah uang untuk jajan” ujar
Toni salah satu pelanggan makaroni om.
Iman menuturkan
perbulan rata-rata omsetnya berkisar di angka lima belas juta rupiah, angka yang terbilang sangat besar untuk ukuran seorang mahasiswa. Memang
kesadaran untuk mencari uang yang dilakukan anak zaman sekarang cenderung
sedikit, padahal akses untuk mendapatkan uang tersebut semakin mudah di zaman
ini. pemilik makaroni om ini pun membagi tips yang bisa menjadi pemicu semangat
generasi muda untuk berbisnis. “ yang pertama itu niat, niat untuk memulai
usaha dan bisa mandiri dari ketergantungan orang tua, yang kedua ya sudah
lakukan saja ide yang ada di otak kamu, realisasikan, dan yang ketiga jangan
lupa ibadah dan banyak doa agar usahanya dilancarkan” ungkap Iman.
Dengan makin
mudahnya akses untuk berwirausaha, bukannya tidak mungkin generasi milenial
zaman sekarang bisa sukses seperti beliau. Siapa tau usaha yang dijalankan akan
menghasilkan untung yang tidak kamu sangka-sangka sebelumnya. Jadi, selamat
memulai..


Komentar
Posting Komentar